Postingan

PEMBIASAAN LITERASI DI SMPN 1 CISEENG MELALUI READATHON

Gambar
LOMBA BLOG HARI KEMERDEKAAN RI KE-81 2026 H-9 "Readathon adalah kegiatan membaca buku bersama-sama dalam jangka waktu atau durasi tertentu secara rutin dan tanpa henti". Kata Readathon berasal dari gabungan dua kata dalam bahasa Inggris yaitu" read" (membaca) dan" marathon" (lari jarak jauh tanpa henti). Readathon merupakan salah satu metode yang dapat diterapkan pada kegiatan literasi di sekolah. Kegiatan Readathon merupakan literasi awal atau dasar sebagai bagian dari sosialisasi. Kegiatan ini dapat merangsang minat dan motivasi siswa untuk membaca. Ketika sudah menjadi kebiasaan akan tumbuh kebutuhan dan pada akhirnya menjadi budaya. SMP Negeri 1 Ciseeng Kabupaten Bogor menerapkan metode Readathon ini setiap hari kamis pagi, mulai pukul 7.00 - 7.30 WIB. Semua siswa mulai dari kelas VII sampai kelas IX berkumpul di lapangan dalam posisi duduk sesuai dengan kelas masing-masing. Sehari sebelumnya diumumkan bahwa esok hari adalah kegiatan literasi dan setia...

MENYAMBUT SISWA PESERTA JAMBORE NASIONAL 2026

Gambar
  LOMBA BLOG HARI KEMERDEKAAN RI KE-81 2026 H-7 Suasana siang hari ini terasa berbeda. Sinar matahari menyinari halaman Kecamatan Ciseeng dengan penuh keharuman. Seolah ikut meyambut momen penuh kebanggaan atas prestasi dua orang siswa SMPN 1 Ciseeng yang baru saja kembali dari Jambore Nasional 2026 di Cibubur  Jakarta Timur. Jambore Nasional adalah pertemuan besar Pramuka Penggalang (usia 11-15 tahun) se-Indonesia yang diselenggarakan 5 tahun sekali.   Sorak tepuk tangan dan gemuruh apresiasi membuncah di udara pada saat dua orang siswa yang bernama Muhammad Zaky dan Chesa melangkah maju dengan kepala tegak. Di wajah para tamu yang hadir terpancar rasa kagum yang tak bisa diungkapkan lewat kata-kata. Sebuah penghormatan tulus atas kerja keras, ketekunan, dan pencapaian luar biasa yang telah diukir.  Penyambutan Muhammad Zaky dan Chesa yang merupakan siswa siswi SMPN 1 Ciseeng secara khusus diadakan oleh Kwarran Kecamatan Ciseeng di aula Kantor Kecamatan Ciseeng...

REFLEKSI MAULID NABI: MENJADIKAN RASULULLAH SAW SEBAGAI TELADAN

Gambar
  LOMBA BLOG HARI KEMERDEKAAN RI KE-81 2026 H-8 Maulid Nabi Muhammad SAW diperingati setiap tanggal 12 Rabiul Awal. Di masjid-masjid, majlis-majlis ta'lim, pengajian-pengajian lantunan shalawat, pembacaan sirah Nabi (Rawi) menyeruak di udara membawa kehangatan yang meresap hingga ke relung dada. Menyambut maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekedar memperingati sebuah tanggal dalam kalender hijriyah, melainkan merayakan terbitnya cahaya di tengah kegelapan dunia.  Kedatangan bulan maulid membawa atmosfer yang berbeda. Ketika memasuki bulan Rabiul Awal umat Islam di berbagai daerah mulai menghidupkan kembali berbagai macam kegiatan yang berkaitan dengan maulid Nabi Muhammad SAW. Ketika lantunan barzanji dan shalawat Mahallul Qiyam digemakan bersama, suasana berubah menjadi begitu magis dan mengharukan. Semua orang berdiri serentak mengatupkan tangan dan melantunkan salam penghormatan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW dengan mata berkaca-kaca. Luapan rasa syukur yang membakar hangat j...

BELAJAR MENERIMA TAKDIR

Gambar
  LOMBA BLOG HARI KEMERDEKAAN RI KE-81 2026 H-6 Terinspirasi dari tulisan Om jay yang berjudul: "Mari Belajar Menjalani Takdir" diposting pada Sabtu, 22 Agustus 2026. "Bahwa hidup bukan sekedar tentang bagaimana mendapatkan apa yang kita inginkan, tetapi juga bagaimana kita menyikapi apa yang belum menjadi milik kita". Betul sekali apa yang Om Jay katakan bahwa ada kalanya kita sudah berusaha sekuat tenaga, berdoa siang dan malam, tetapi hasil yang kita dapatkan tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Sebaliknya terkadang sesuatu yang tidak kita kejar bahkan kita abaikan, datang mehampiri dan menjadi milik kita. Pada saat itulah hati kita diuji. Apakah tetap bersyukur atau sibuk menyalahkan keadaan? Setelah membaca tulisan Om jay tersebut saya teringat dengan pengalaman hidup yang pernah saya alami dan rasakan. Ada hal yang saya pikir dan saya yakini akan saya dapatkan ternyata tidak terjadi. Sebaliknya hal yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya justru datang s...

BUDAYA SEKOLAH AMAN DAN NYAMAN

Gambar
  LOMBA BLOG HARI KEMERDEKAAN RI KE-81  H-5 Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) adalah keseluruhan tata nilai, sikap, kebiasaan, dan perilaku yang dibangun di lingkungan sekolah untuk menjamin pemenuhan kebutuhan spiritual, pelindungan fisik, kesejahteraan psikologis dan keamanan sosio kultural, serta keadaban dan keamanan digital demi menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi warga sekolah. Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) diatur adalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 6 Tahun 2026 yang ditetapkan pada tanggal 8 Januari 2026. Peraturan ini menggantikan Permen sebelumnya yaitu Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di lingkungan satuan Pendidikan.  Dalam implementasinya di Satuan Pendidikan  Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) dilaksanakan berdasarkan asas:  Humanis, yaitu pandangan yang menempatkan setiap individu sebaga...

MENGAWALI PAGI DENGAN BERSYUKUR

Gambar
  LOMBA BLOG HARI KEMERDEKAAN RI KE-81 H-4 Hari ini suasana pagi terasa cerah, tenang dan penuh semangat. Matahari bersinar terang, awan putih berarak dilangit yang biru. Udara pagi yang sebelumnya terasa dingin, mulai menghangat terkena terpaan sinar matahari dan sejalan dengan itu aktivitas harian mulai berjalan. Waktu pagi merupakan waktu terbaik untuk memulai aktivitas belajar karena pikiran masih segar. Dalam ajaran Islam di pagi hari kita disunnahkan shalat Dhuha. Ibadah di pagi hari ini merupakan bukti cinta, rasa syukur dan ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT. Di SMP Negeri 1 Ciseeng setiap selasa dan Rabu pagi kami melakukan shalat sunnah Dhuha di lapangan. Hal ini merupakan salah satu pembiasaan dalam rangka memperkuat keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang maha Esa yang menjadi salah satu bagian dari 8 Dimensi Profil lulusan pada Kurikulum Merdeka.  Kegiatan dimulai pada pukul 7.00 - 7.30 WIB, diawali dengan membaca asmaul Husna, tadarus Al Quran beberapa sura...

MAKNA HISTORIS, SOSIAL DAN FILOSOFIS DARI PERLOMBAN 17 AGUSTUSAN

Gambar
  LOMBA BLOG HARI KEMERDEKAAN RI KE-81 2026 H-3 Perlombaan-perlombaan menyambut HUT RI diberbagai daerah di wilayah Indonesia, selalu identik dengan keceriaan dan kebersamaan. Namun kemeriahan dan keceriaan tersebut bukan ssekedar hiburan tahunan atau ajang memperebutkan hadiah saja. Dibalik gelak tawa dan kemeriahannya, tradisi 17 Agustusan menyimpan simbolisme mendalam yang mengakar pada sejarah perjuangan, ikatan kemasyarakatan, pandangan hidup bangsa Indonesia serta rasa nasionalisme yang tinggi di seluruh pelosok Indonesia. Perlombaan-perlombaan tradisional yang biasa diadakan pada kegiatan 17 Agustusan memiliki makna historis, sosial, dan filosofis yang cukup dalam. Makna Historis. Secara historis lomba-lomba 17 Agustusan diadopsi dan diciptakan sekitar tahun 1950-an sebagai cara merayakan kemerdekaan sekaligus merawat ingatan kolektif masyarakat terhadap masa penjajahan dan perjuangan fisik.  Makna Sosial, perekat kebersamaan dan kesetaraan. Secara sosial perayaan 17 Ag...