MENGAWALI PAGI DENGAN BERSYUKUR

 


LOMBA BLOG HARI KEMERDEKAAN RI KE-81
H-4

Hari ini suasana pagi terasa cerah, tenang dan penuh semangat. Matahari bersinar terang, awan putih berarak dilangit yang biru. Udara pagi yang sebelumnya terasa dingin, mulai menghangat terkena terpaan sinar matahari dan sejalan dengan itu aktivitas harian mulai berjalan. Waktu pagi merupakan waktu terbaik untuk memulai aktivitas belajar karena pikiran masih segar.

Dalam ajaran Islam di pagi hari kita disunnahkan shalat Dhuha. Ibadah di pagi hari ini merupakan bukti cinta, rasa syukur dan ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT. Di SMP Negeri 1 Ciseeng setiap selasa dan Rabu pagi kami melakukan shalat sunnah Dhuha di lapangan. Hal ini merupakan salah satu pembiasaan dalam rangka memperkuat keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang maha Esa yang menjadi salah satu bagian dari 8 Dimensi Profil lulusan pada Kurikulum Merdeka. 

Kegiatan dimulai pada pukul 7.00 - 7.30 WIB, diawali dengan membaca asmaul Husna, tadarus Al Quran beberapa surat pendek dari juz ke 30. Selanjutnya shalat sunnah Dhuha 2-4 rakaat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan pada diri siswa dan menanamkan kebiasaan untuk memulai aktivitas dengan penuh rasa syukur. Rasa syukur adalah rasa berterimakasih dan menghargai segala nikmat, kebaikan, atau anugrah yang diterima. Rasa syukur dapat mendorong seseorang untuk hidup lebih bahagia, rendah hati dan bijaksana. 

Shalat sunnah Dhuha mempunyai keutamaaan yang luar biasa, diantaranya yaitu:
  1. Mencukupkan kebutuhan dan rizki. Allah SWT akan menjamin dan mencukupkan urusan serta rizk hamba-Nya yang menjaga shalat Dhuha. Dalam sebuah hadits Qudsi Allah SWT Berfirman: "Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan 4 rakaat Shalat di awal siang (waktu Dhuha), maka itu akan mencukupimu di akhir hari". (HR. Ahmad, Abu Dawud, danTirmidzi).
  2. Pengganti sedekah 360 persendian tubuh. Setiap pagi manusia wajib bersedekah untuk setiap persendian tubuhnya sebagai bentuk rasa syukur atas begitu banyak nikmat yang telah Allah berikan. Luar biasanya sedekah ini bisa dipenuhi hanya dengan shalat sunnah Dhuha 2 rakaat. Rasulullah SAW bersabda: "Setiap persendian manusia diwajibkan bersedekah setiap harinya, dan dua rakaat shalat Dhuha mencukupi semua itu". (HR. Muslim).
  3. Mengikuti sunnah Rasul. Rasulullah SAW sangat menjaga shalat Dhuhanya dan berwasiat kepada beberapa sahabat untuk tidak meninggalkannya. (HR. Bukhari dan Muslim)
  4. Mendapat pahala seperti orang yang bertaubat. Rasulullah SAW bersabda: "Tidak ada yang menjaga shalat Dhuha kecuali orang yang kembali (bertaubat) kepada Allah". (HR. Ibnu Khuzaimah), dinilai hasan oleh sebagian ulama.
Semoga dengan pembiasaan shalat sunnah Dhuha ini, siswa siswi SMPN 1 Ciseeng kelak menjadi insan yang bertaqwa dan selalu bersyukur atas nikmat dan anugrah yang Allah berikan. Sebab dengan bersyukur  Allah akan tambah nikmat, sedangkan orang yang inkar akan nikmat Allah (kufur nikmat) akan mendapat azab yang pedih (QS. Ibrahim/14: 7).








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Komitmen Menulis Di Blog

MENYAMBUT PAGI DENGAN 5S (Senyum, salam, sapa, sopan, santun)

PUBLIKASI DAN LEGALITAS KARYA TULIS