MENGELOLA MAJALAH SEKOLAH

 PERTEMUAN KE-16 KBMN PGRI GELOMBANG 34

 
SENIN, 25 MEI 2026
NARASUMBER: WIDYA AREMA
MODERATOR: MUTHMAINAH, M. Pd. 

Malam ini membersamai peserta kelas belajar menulis adalah seorang narasumber hebat yang begitu banyak pengalamannya dalam menulis dan begitu banyak karya dan prestasi yang telah dihasilkan.
Narasumber juga akan membagikan pengalamannya dalam mengelola majalah ssekolah yang sudah mengalami jatuh bangun dan pasang surut dalam perjalanannya. Beliau mengasuh sebuah majalah sekolah yang bernama Kharisma. Dipandu oleh modertor hebat yaitu ibu Muthmainah pertemuan ke-16 ini berjalan dengan interaktif melaui zoom meeting.

Tidaklah mudah untuk mencari rekan-rekan yang mempunyai minat yang sama untuk menulis. Namun kesulitan itu tidak boleh menjadi alasan untuk menyerah. Melibatkan kepala sekolah agar para guru belajar menulis, dengan membuat resume dari buku-buku yang disiapkan oleh sekolah bisa menjadi sarana untuk memaksa guru-guru belajar menulis. Pada awalnya memang harus dipaksakan, tetapi lama kelamaan akan menjadi sebuah kebiasaan dan keterampilan menulis.

Kehadiran majalah sekolah  menjadi nilai tambah bagi sekolah dan juga menambah nilai pada saat akreditasi sekolah.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Majalah adalah: "Terbitan berkala yang isinya meliputi berbagai liputan jurnalistik, pandangan tentang topik aktual yang patut diketahui pembaca".

Menurut waktu terbitnya majalah dibedakan menjadi:
  • Majalah bulanan
  • Majalah tengah bulanan
  • Majalah mingguan, dll.
Dari segi isinya majalah dibedakan menjadi:
  • Majalah berita
  • Majalah anak-anak
  • majalah wanita
  • Majalah remaja
  • Majalah olah raga
  • Majalah sastra, ilmu pengetahuan tertentu, dll.

Majalah sekolah adalah: "Majalah yang dikelola, dibuat, dan diedarkan dikalangan sekolah. Dari sekolah untuk sekolah.

Susunan daftar isi majalah pada umumnya, terdiri dari:
  1. Nomor edisi
  2. isi
  3. Deadline
  4. Rubrik
  5. Penulis
  6. Keterangan

Sejarah berdirinya Majalah Kharisma 

Majalah Kharisma berdiri sejak tahun 2007. Pada tahun 2008 sempat vakum dan mulai aktif kembali pada tahun 2010 dengan title "Kharisma reborn". Kharisma Reborn tampil kembali dengan wajah yang berbeda, lebih keren, lebih menarik, dengan hard cover, dan isinya lebih beragam.Kharisma merupakan singkatan dari "Khadijah is my inspiration". Sebuah nama yang unik dan menarik.Saat ini Kharisma terdiri dari 40 halaman yang terbit setiap 6 bulan sekali.

Langkah-langkah menerbitkan majalah:
  1. Menyatukan ide dan gagasan, yaitu mencari teman-teman yang mempunyai jiwa literasi
  2. Mengajukan proposal
  3. Merancang Majalah, menentukan nama majalah, isi berita, dan pendanaan
  4. Mencari rekanan, mencari rekanan pendukung, percetakan, sponsor, dan lain-lain.

Susunan redaksi majalah sekolah, terdiri dari:
  • Penasehat
  • Penanggung jawab
  • Pemred
  • Editor
  • Layout
  • Reporter
  • Fotograper
  • Bendahara

Manfaat majalah sekolah:
  1. Sebagai sarana komunikasi sekolah dengan wali murid dan siswa
  2. Media komunikatif sekolah yang berisi berita-berita sekolah, informasi, pengetahuan, dan hiburan
  3. Wadah kreatifitas guru dan siswa dalam berkarya (menulis, menggambar, dll)
  4. Sarana publikasi sekolah di masyarakat
  5. Menjadi kebanggan sekolah dan menambah nilai plus sekolah terutama saat akreditasi.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menerbitkan majalah sekolah: 
  • Membuat nama majalah yang unik, menarik, dan mudah diingat
  • Menetukan artikel yang akan ditampilkan:Seperti visi misi sekolah, salam redaksi, berita sekola, profil guru, karya siswa, kegiatan siswa, kuis berhadiah, prestasi sekolah, atau artikel lain sesuai kebutuhan dan kreativitas sekolah.
  • Mengajukan ISSBN/QCRBN, agar majalah kita memiliki hak paten. 
  • Menentukan bahasa yang digunakan, usahakan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti anak-anak, tidak terlalu formal tetapi tetap soban. Seperti hay gaess, hay sobat....dll.
  • carilah tema yang lagi booming
  • Cover dan layout menarik
Pembiayaan
Pembiayaan digunakan untuk
  • Biaya cetak majalah
  • Membayar HR Crew
  • Pembelian hadiah kuiz dll
Sumber pembiayaan:
  1. Murni dari siswa, siswa membeli majalah
  2. BOS
  3. Sponsor
Percetakan

Percetakan merupakan faktor penting yang tidak bisa ditinggalkan untuk adanya majalah dalam bentuk fisik. tetapi apabila tidak memungknkan untuk dicetak, majalah juga bisa disampaikan dalam bentuk online, yang dishare melalui web sekolah, IG, whatsap, facebook, dll.

Agar majalah selalu update, maka para crew harus selalu mengupgrade ilmu secara kontinyu. Kekompakan team harus selalu dijaga dan dipupuk agar solid, saling mendukung, saling mengisi kekurangan satu sama lain agar majalah tetap eksis dan langgeng.

"Jadilah kompor untuk menumbuhkan literasi di sekolah
Mulailah dari diri sendiri, dari hal yang paling mungkin untuk dilakukan". 

Penutup

Saya sangat terkesan dan kagum kepada Majalah Sekolah Kharisma, ditengah derasnya arus informasi di media sosial, di saat anak-anak lebih suka sroll tik tok, facebook, instagram dan lain-lain,  ternyata majalah sekolah masih bisa bertahan dan menjadi bahan bacaan yang disukai siswa di sekolah. Kekompakan tim dalam mengelola majalah sekolah menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam pengelolaannya. Dukungan dari kepala sekolah dan orang tua murid juga menjadi hal yang sangat penting bagi sebuah majalah sekolah agar bisa tetap eksis. Namun yang lebih penting dari semua itu adalah konsistensi dan komitmen untuk terus menulis.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUBLIKASI DAN LEGALITAS KARYA TULIS

PERINGATAN HARI SANTRI MENGINSPIRASI SEMANGAT BERJUANG

MENGAJAR ITU MENYENANGKAN